ANANGKOTA.INFO – JAYAPURA. Internet bukan lagi menjadi sesuatu yang mewah bagi daerah 3T. Internet sudah tersedia hampir diseluruh daerah 3T di Indonesia. Apalagi program pemerintah diera Presiden Jokowi (2014-2019 dan 2019-2024) memfokuskan pemerataan akses internet diseluruh pelosok daerah. bukan saja di perkotaan namun di daerah terdepan, terluar dan tertinggal atau yang dikenal dengan sebutan daerah 3T.
Jika melihat ke belakang sejarah perkembangan internet, secara khusus di Indonesia Internet adalah kebutuhan “mewah”. Hanya kelompok-kelompok tertentu yang dapat menikmati internet, sebut saja, Pengusaha, Politisi, Konglomerat, Birokrat dan Selebriti hingga Mahasiswa. Fasilitas Internetpun hanya tersedia secara terbatas pada lingkup kota-kota besar dengan fasilitas memadai dan terkesan mewah.
Kini, status Internet sebagai kebutuhan mewah menurut saya bergeser menjadi kebutuhan Primer (utama). Setiap aktivitas kita saat ini akan selalu bersentuhan dengan Internet. Tanpa melihat status penggunanya. Siapapun dia, pasti telah merasakan dan menjadikan internet sebagai kebutuhan primer.
Diera digitalisasi saat ini, Pemerintah telah bergeser paradigma sasaran kebijakan skala nasional. setelah sebelumnya hanya berpusat di Perkotaan, namun kini telah “menjelajahi” wilayah yang sebelumnya tidak tersentuh dalam kebijakan akses internet.
Sebanyak 62 daerah 3T di periode 2019-2024 nanti akan menikmati akses internet setelah sebelumnya terdapat 122 daerah sudah tersentuh dengan digitalisasi berskala nasional. Pemerintah saat ini benar-benar fokus mewujudkan pemerataan internet pada daerah yang dilabeli “terbelakang dan kurang berkembang dalam skala nasional”, sesuai dengan PERPRES No 63 Tahun 2020 Tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024

Internet bukan lagi kebutuhan mewah, mungkin itu tagline yang dapat disandingkan kepada masyarakat di daerah 3T tersebut. akses internet semakin mudah dan bisa saja diera kedepan nanti internet akan dianggap sebagai kebutuhan primer dan bukan lagi tersier (mewah).

Itulah catatan diakhir minggu ini, yang merupakan kesimpulan panjang dari hasil berdiskusi sebagai salah satu Narasumber Pengenalan Internet pada daerah 3T di Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan secara daring dalam acara Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh KEMNKOMINFO RI pada 28 Juli 2021.